Share

Mendag ke Pelaku UMKM: Kalau di Ritel Modern Ada Masalah, Beri Tahu Kami

Advenia Elisabeth, MNC Portal · Senin 31 Oktober 2022 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 31 320 2697701 mendag-ke-pelaku-umkm-kalau-di-ritel-modern-ada-masalah-beri-tahu-kami-opla4NReYf.jpg Mendag ingin produk UMKM masuk pasar ritel modern (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan ingin produk UMKM dipasarkan di toko ritel modern. Mendag meminta pelaku UMKM melaporkan jika menemui kendala saat memasarkan produknya di toko ritel modern.

"Kolaborasi para UMKM dengan lokapasar dan ritel-ritel modern sangat penting untuk dilakukan. Kemitraan seperti ini penting, inilah yang akan menentukan masa depan kita. Kalau nanti di ritel modern dan platform digital ada masalah, silakan beri tahu kami,โ€ kata Mendag Zulhas dalam keterangan tertulisnya, Senin (31/10/2022).

Dia juga menegaskan komitmen Kementerian Perdagangan dalam mendorong kolaborasi tersebut melalui program kemitraan UMKM dengan lokapasar dan ritel modern.

Kemendag bersama kementerian dan lembaga lainnya, pemerintah daerah, badan-badan usaha milik negara, dan sektor privat tengah menjalankan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Salah satu poin penting BBI adalah program mendigitalisasi UMKM untuk mengakses pasar digital dan mendorong literasi teknologi, sehingga UMKM dapat memasarkan produk mereka secara digital.

โ€œSaat gerakan ini diluncurkan pada Mei 2020, pemerintah menargetkan pada 2024 akan ada 30 juta UMKM yang masuk dalam ekosistem digital. Hingga Oktober 2022, sekitar 18 juta UMKM telah bergabung dalam ekosistem digital di bawah payung Gerakan Nasional BBI,โ€ ungkap Mendag.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Mendag menambahkan, selain memasuki ekosistem digital, UMKM juga dituntut dan dituntun agar mampu naik kelas. Tujuannya adalah mendorong UMKM memasuki ritel modern sehingga produk- produk mereka mampu mengisi rak-rak ritel modern.

Sektor ritel memiliki kontribusi penting dalam mendorong pemulihan konsumsi rumah tangga yang merupakan salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Konsumsi rumah tangga kontribusinya mencapai 53,65 persen terhadap PDB dan tumbuh 4,34 persen pada kuartal I-2022.

โ€œUntuk mencapai hal tersebut, dibutuhkan kemauan UMKM untuk terus berkembang, baik dari sisi produk maupun sumber daya manusianya. Pemerintah senantiasa mendukung UMKM agar bisa naik kelas dengan dua kunci utama, yaitu kolaborasi dan inovasi sehingga di masa depan produk UMKM lah yang merajai pasar ritel-ritel modern di Indonesia,โ€ kata Zulhas.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini