“Mengutip ciutan direktur pelaksana IMF Kristalina Georgieva bahwa IMF melihat kinerja ekonomi Indonesia masih cukup menjanjikan di tengah perkiraan perlambatan ekonomi global. "Indonesia tetap menjadi sebuah titik yang terang di tengah ekonomi dunia yang memburuk," kata Airlangga Hartanto.
Airlangga menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini akan mencapai 5,2% dan meningkat menjadi 5,3% pada tahun depan. Selain itu, dirinya juga menyajikan pertumbuhan ekonomi beberapa negara di Asia tahun depan masih positif kuat seperti India sebesar 6%, Tiongkok 4%, dan ASEAN 5%
“Jadi kita berharap tahun depan Asia-Pasifik menjadi penggerak ekonomi dunia,” kata Airlangga.
Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu memproyeksikan pertumbuhan ekonomi RI di kuartal III-2022 akan sebesar 5,7%. Meningkatnya pertumbuhan ini lantaran, ekonomi Indonesia sudah sangat kuat.
“Di kuartal III melihat peluang masih lebih kuat lagi. Angka kami terakhir 5,7%. Nanti semoga ini tercermin dari angka yang diumumkan BPS (Badan Pusat Ststistik),” tuturnya.
Sementara itu, Menteri keuangan Sri Mulyani juga mengatakan bahwa ekonomi Indonesia kuartal III-2022 akan tumbuh di atas 5%, hal itu dipengaruhi sejumlah indikator yang masih sehat.
“Dalam jangka pendek, pertumbuhan ekonomi Indonesia terutama kuartal III tahun ini diperkirakan masih sangat kuat,” kata dia.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.