Share

Intip Master Plan Pengembangan Industri Halal 2022-2029

Iqbal Dwi Purnama, MNC Portal · Kamis 03 November 2022 15:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 03 320 2700270 intip-master-plan-pengembangan-industri-halal-2022-2029-FE087ftWD8.jpg Wapres Ungkap Master Plan Industri Halal. (Foto: Okezone.com/Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden Maruf Amin mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan master plan industri halal Indonesia 2022-2029. Hal tersebut merupakan upaya dalam percepatan pertumbuhan ekonomi syariah.

"Tidak lama lagi kita akan memiliki Master Plan Industri Halal Indonesia, Master Plan ini hadir untuk menyatukan kepentingan pemangku kepentingan industri halal, sekaligus menjembatani sektor riil industri halal dan sektor keuangan syariah di Indonesia," kata Wapres Maruf Amin dalam sambutannya pada acara pembukaan Jogja Halal Fest secara virtual, Kamis (3/11/2022).

Baca Juga: Industri Halal RI Berpotensi Besar, Erick Thohir: Ini Waktunya Kita Jadi Pemain

Wapres menjelaksan nantinya master plan industri halal Indonesia juga akan selaras dengan arah dan rencana induk kebijakan industri nasional. Tujuannya agar industri nasional dan halal Indonesia bisa tumbuh bersama.

"Kelak dengan terintegrasinya Master Plan dan agenda pembangunan nasional maupun daerah, maka insya Allah transformasi ekonomi dan keuangan syariah Indonesia akan makin dirasakan kemanfaatannya," sambungnya.

Baca Juga: Siap-Siap! Produk Tanpa Sertifikat Halal Tak Bisa Beredar di Pasar 2024

Di samping itu juga nantinya para pelaku usaha sektor industri syariah tidak berdiri sendiri, tetapi ada pendampingan dari pemerintah agar selaras dengan rencana induk dan kebijakan industri nasional.

Menurutnya saat ini gaya hidup masyarakat Indonesia memberikan dorongan untuk industri halal bertumbuh pesat. Sehingga hal tersebut menurut Maruf Amin menjadi potensi besar untuk dikembangkan.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

"Meluasnya gaya hidup halal di tingkat global telah mendorong sektor industri halal bergiat memenuhi kebutuhan ini. Halal bukan lagi sebatas label atau pemenuhan kaidah agama, melainkan juga pemenuhan standar kesehatan, serta kualitas barang dan jasa konsumsi," kata Wapres.

"Pemerintah melalui Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah bersama seluruh pemangku kepentingan berikhtiar mewujudkan Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia pada 2024," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini