Share

BI Prediksi Inflasi hingga Akhir 2022 di Bawah 6,3%

Antara, Jurnalis · Kamis 03 November 2022 15:56 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 03 320 2700275 bi-prediksi-inflasi-hingga-akhir-2022-di-bawah-6-3-DmvAkjqHpL.jpg Bank Indonesia Prediksi Inflasi 2022. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memperkirakan inflasi secara tahunan berada di bawah 6,3% hingga akhir 2022. Prediksi ini lebih rendah dari perkiraan semula yang bisa mencapai 6,6%.

“Semula saat ada penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM), inflasi pada Oktober 2022 diperkirakan bisa mencapai 6,1% secara tahunan, tetapi realisasinya hanya 5,7 persen,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo, dikutip dari Antara, di Jakarta, Kamis (3/11/2022).

Baca Juga: Upaya Bank Indonesia Turunkan Inflasi ke Target Awal

Inflasi inti pada Oktober 2022 yang mencapai 3,31% (yoy) juga lebih rendah dari perkiraan sebesar 3,7% sehingga di akhir 2022 inflasi inti diperkirakan lebih rendah dari perkiraan awal yang sebesar 4,3% (yoy).

“Penyebab inflasi lebih rendah, salah satunya koordinasi pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengendalikan harga pangan melalui Tim Pengendali Inflasi Pusat (TPIP) dan TPID, Gerakan Nasional Pengendali Inflasi Pangan (GNPIP), dan pemberian insentif kepada kepala daerah yang berhasil jaga inflasi,” katanya.

Baca Juga: Inflasi Oktober Lebih Rendah Perkiraan, Sri Mulyani: Ini Tanda yang Baik

Inflasi pangan yang terkendali menjadi faktor positif yang dapat meredam dampak penyesuaian harga BBM.

“Faktor lain yang juga membuat inflasi menjadi lebih rendah dari perkiraan awal ialah stabilisasi nilai tukar rupiah yang dilakukan BI sehingga tidak terjadi imported inflation,” katanya.

Baca Juga: Hindari Masalah Kesehatan yang Mungkin Timbul Setelah Penerbangan Jarak Jauh

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya BI juga menaikkan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate untuk menurunkan ekspektasi inflasi dan memastikan inflasi inti dapat kembali ke bawah 4% secara lebih cepat.

Normalisasi inflasi yang semua diperkirakan baru akan terjadi pada semester II 2023 pun diperkirakan akan terjadi lebih cepat yakni pada paruh pertama 2023.

“BI akan terus memantau, melakukan review respons-respons lanjut bagaimana kebijakan moneter dan inflasi agar terkendali dan segera kembali ke sasaran,” ucap Perry Warjiyo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini