Share

Erigo Trending, Puluhan Karyawan Diduga Dipecat dan Harus Ganti Rugi Rp30 Juta

Clara Amelia, Okezone · Jum'at 04 November 2022 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 04 320 2700917 erigo-trending-puluhan-karyawan-diduga-dipecat-dan-harus-ganti-rugi-rp30-juta-5vCli2wHYC.jpeg Erigo trending usai phk puluhan karyawan (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Erigo trending setelah isu puluhan karyawan dipecat dan harus ganti rugi Rp30 Juta akan diulas dalam artikel ini.

Sebagai brand lokal yang sudah go international yang tampil di New York Fashion Week 2021 dan 2022, Erigo viral karena isu Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak terhadap sejumlah karyawan. Bahkan karyawan tersebut juga harus ganti rugi hingga puluhan juta.

Seperti dilansir akun TikTok @oceandengines pada Kamis (3/11/2022). Unggahan tersebut memperlihatkan sejumlah karyawan yang berkumpul di kantor Erigo Apparel.

“Senin, 31 Oktober. Lebih dari 30 orang dipaksa untuk mengundurkan diri dan mengganti rugi sebesar lebih dari Rp20 juta/orang,” tulisnya.

Akun tersebut juga menjelaskan bahwa hingga jam 2 pagi, karyawan harus menunggu keputusan akhir yang hasilnya dilakukan secara sepihak.

“Nunggu keputusan sampai jam 2 pagi, keputusan final dilakukan sepihak, seluruh staf 100% tidak mendapatkan gaji setelah bekerja sebulan penuh,” ungkapnya.

Dalam unggahan itu dikatakan bahwa penyebab adanya keputusan tersebut adalah kelalaian karyawan atas hilangnya barang. Kehilangan barang tersebut dilimpahkan ke karyawan tim operasional.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

“Diwajibkan mengganti rugi dengan reason untuk mengganti barang yang minus dan management full menyalahkan staff. Di sini kita lagi menjelaskan beberapa reason kenapa barang bisa minus, bukan sepenuhnya salah team ops, tapi tetap gak diterima,” tambahnya pada keterangan foto yang memperlihatkan karyawan yang sedang menunggu keputusan.

Human Resource Development (HRD) Erigo juga menuduh para karyawan dari tim operasional karena telah mengambil barang dan sengaja menghilangkannya.

Di hari yang sama, akun Twitter @DiahLarasatiP juga mengunggah thread berisikan hal yang sama. Dikatakan ada lebih dari 30 karyawan dipecat dan harus ganti rugi Rp30 juta per karyawan. Meskipun tidak menyebutkan nama, namun inisial ‘E’ merujuk pada Erigo.

Diah Larasati mengatakan, awal mula terjadinya PHK di tempatnya bekerja adalah saat toko melakukan pengecekan stok barang di gudang untuk menyesuaikannya dengan laporan data di sistem.

“Hasilnya juga membuat kita Tim Operational Store kaget karena terdapat banyak minus. Total minus dari Store kami sebanyak 1000 lebih setelah di-compare dengan data Stock Card di Sistem. Kami selaku Tim Operational Store tidak tinggal diam dengan hasil minus tersebut,” jelasnya.

Sampai artikel ini dimuat, belum ada penjelasan dan tanggapan dari Erigo mengenai isu tersebut.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini