Share

Sisa 318.470 Rumah Tangga yang Belum Punya Listrik

Antara, Jurnalis · Kamis 17 November 2022 20:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 17 320 2709757 sisa-318-470-rumah-tangga-yang-belum-punya-listrik-pKurpnwS5B.jpg Masih Ada Rumah Tangga Belum Terlistriki. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kementerian ESDM mencatat perbandingan jumlah rumah tangga yang berlistrik dengan total rumah tangga di seluruh Indonesia saat ini mencapai 99,60%.

"Rasio elektrifikasi, perbandingan jumlah rumah tangga yang berlistrik dengan total rumah tangga hingga triwulan III 2022 mencapai angka 99,60%. Jadi masih ada sebanyak 318.470 rumah tangga yang belum berlistrik," kata Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sripeni Inten Cahyani, dikutip dari Antara, Kamis (17/11/2022).

Baca Juga: Tindaklanjuti G20, PLTS Terbesar di Dunia Dilengkapi Fasilitas Produksi Hidrogen

Menurut dia, sebagian besar rumah tangga yang belum berlistrik tersebar di wilayah terpencil khususnya daerah terdepan, terluar dan daerah tertinggal atau 3T.

Selain itu, lanjut dia, masih terdapat juga masyarakat yang tinggal di perdesaan maupun perkotaan yang sudah terdapat jaringan listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) di depan rumah, namun belum bisa untuk mendapatkan akses listrik secara langsung sebagai pelanggan PLN.

"Hal ini dikarenakan ketidakmampuan untuk membayar biaya pasang baru listrik, sehingga harus berbagi sambungan listrik dengan tetangganya," katanya.

Baca Juga: Dirut PLN Pastikan Pasokan Listrik Memadai Selama KTT G20

Dia mengatakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan membantu masyarakat memperoleh akses listrik adalah melalui program BPBL yang hari ini dilakukan peresmian dan penyalaan pertama untuk provinsi DIY.

"Listrik adalah kebutuhan dasar kita semua, untuk itu ketersediaan listrik yang cukup, andal, ramah lingkungan serta harga yang terjangkau, menjadi perhatian pemerintah khususnya di Kementerian ESDM," katanya.

Baca Juga: Hadirkan Acara Meet Eat Inspire, Hypernet Technologies Tawarkan Layanan untuk Produk Server dan Storage

Follow Berita Okezone di Google News

Dia mengatakan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2022, Kementerian ESDM mengalokasikan untuk program BPBL bagi rumah tangga miskin sebanyak 80 ribu rumah tangga yang tersebar di 22 provinsi.

"Program ini akan dilanjutkan kembali di tahun 2023 dengan menyasar 83 ribu rumah tangga, Kementerian ESDM menunggu data dan verifikasi data kembali dari Komisi VII DPR RI, dan tim terkait usulan penerima program BPBL tahun 2023," katanya.

Dia mengatakan dalam melaksanakan program BPBL, Kementerian ESDM menugaskan PLN untuk melaksanakan kegiatan pengadaan dan pemasangan instalasi listrik pada rumah tangga yang telah diusulkan dan layak menerima bantuan.

"Calon penerima merupakan rumah tangga yang kriterianya terdaftar pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), berdomisili di wilayah terluar, terdepan dan tertinggal, dan atau layak menerima BPBL berdasarkan validasi kepala desa atau lurah atau pejabat berwenang," katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini