Share

Moeldoko Bocorkan Besaran Subsidi Kendaraan Listrik, Berapa Ya?

Suparjo Ramalan, MNC Portal · Minggu 20 November 2022 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 20 320 2711190 moeldoko-bocorkan-besaran-subsidi-kendaraan-listrik-berapa-ya-AkHjP6oTtX.jpg Mobil Listrik (Foto: Okezone)

JAKARTA - Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan saat ini pemerintah masih menghitung besaran atau nilai subsidinya. Hitungan itu akan dilihat berdasarkan daya atau tenaga listrik yang digunakan dalam kendaraan tersebut.

"Rencananya kita akan berikan subsidi, kepada yang mau konversi atau yang mau beli motor baru. Besaran lagi dihitung apakah dari CC-nya, kalau ini watt-nya (kilowatt-hour), kita dalami," ujar Moeldoko usai melaksanakan konvoi motor listrik di kawasan Bundaran HI, Minggu (20/11/2022).

Selain nilai subsidi, lanjut mantan Jenderal TNI itu, pemerintah juga masih membahas mekanisme pemberian subsidi. Mekanisme ini terkait dengan waktu subsidi diberikan.

Moeldoko mencontohkan, insentif bisa diberikan pada saat masyarakat membeli kendaraan atau setelah Buku Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) diterbitkan.

"Kedua mekanismenya seperti apa? Seperti misalnya konversi ini kan ada bengkel, ada yang punya motor, dan pemerintah berikan subsidinya gimana? Ini yang mekanisme lagi diatur.

Orang beli motor juga gitu, kapan subsidi diberikan, apakah saat keluar BPKB, apakah saat transaksinya, semua lagi diatur," ucapnya.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno mengatakan pemberian insentif masih tahap pembahasan di kelompok kerja pemerintah yang dikepalai Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves).

Hendro mengatakan, pemberian insentif diberikan untuk menekan harga kendaraan listrik yang saat ini masih tinggi harganya.

"Insentif itukan salah satu upaya mendorong ketersedian kemampuan masyarakat untuk membeli kendaraan listrik dan salah satu upayanya adalah pemberian insentif bagi pembelian mobil dan listrik," katanya.

Menurutnya, kemungkinan pemberian subsidi diberikan untuk tax impor pembelian komponen kendaraan listrik. Lantaran TKDN kendaraan listrik dalam negeri masih rendah. Sehingga dengan adanya pemberian tax subsidi diharapkan mendorong harga jual kendaraan listrik di jauh lebih murah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini