Share

Proyeksi Belanja Hijab Dunia Capai USD313 Miliar, Sandiaga Uno: Kita Harus Merebut Pasar

Tim Okezone, Okezone · Rabu 23 November 2022 15:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 23 320 2713339 proyeksi-belanja-hijab-dunia-capai-usd313-miliar-sandiaga-uno-kita-harus-merebut-pasar-6izQ87Kvlv.JPG Ilustrasi belanja hijab. (Foto: Freepik)

JAKARTA - World Economic Forum (WEF) baru saja merilis data terbaru terkait total belanja hijab masyarakat Indonesia selama tahun 2022.

Adapun konsumsi hijab berada di angka 1,02 miliar jilbab per tahun dengan nilai transaksi mencapai sekira USD6,09 miliar atau setara Rp91,135 triliun.

Namun, berdasarkan data tersebut, hanya sebesar 25 persen jilbab yang dibeli masyarakat Indonesia diproduksi secara lokal.

 BACA JUGA:Menteri Basuki Bakal Copot Anak Buah yang Nekat Belanja Impor

Terkait hal tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno mengakui sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, antara lain sebesar 7,38% terhadap total perekonomian nasional dengan total PDB sekitar Rp852,24 Triliun.

Dari total kontribusi tersebut, sub-sektor kuliner, kriya dan fasyen memberikan kontribusi terbesar pada ekonomi kreatif.

Oleh karena itu, sub-sektor fesyen, khususnya produksi hijab harus terus dioptimalkan.

Tujuannya agar Indonesia menjadi juara di negeri sendiri.

"Kita harus merebut pasar dan jadi juara di negeri sendiri. Ini peluang usaha yang potensial dan mampu membuka lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat, jadi harus kita optimalkan," ungkap Sandiaga Uno.

Kemenparekraf, dipaparkannya terus menggenjot sektor ekonomi kreatif dengan meluncurkan berbagai program serta memberikan sejumlah kemudahan bagi para pelaku usaha ekonomi kreatif.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Di antaranya lewat program Apresiasi Kreasi Indonesia, fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) serta program stimulus Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI).

"Bukan hanya Bangga Buatan Indonesia, tapi juga bangga beli produk kreatif lokal. Local pride! Itu yang harus ditanamkan, sehingga potensi luar biasa ini bisa berdampak langsung kepada masyarakat," ujar Sandiaga Uno.

Lebih lanjut dipaparkannya, hijab yang merupakan salah satu produk halal dijelaskannya telah memiliki pasar lokal yang menjanjikan dan dapat menjadi komoditas unggulan.

Mengingat Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia dengan jumlah 236,53 juta jiwa atau 86,88 persen dari total 272,23 juta jiwa pada Juni 2021.

Apalagi, merujuk data WEF, belanja hijab secara global meningkat sebesar 5,7% pada tahun 2021, naik dari semula senilai USD279 miliar menjadi USD295 miliar.

Sektor ini diperkirakan akan tumbuh 6% atau senilai USD313 miliar pada tahun 2022.

"Proyeksi ini membuktikan besarnya pasar hijab dunia. Oleh karena itu, peluang usaha ini harus dioptimalkan untuk membuka lapangan kerja dan peluang usaha," tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini