Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sigma Energy (SICO) Raih Laba Rp8,88 Miliar, Naik 24,64%

Cahya Puteri Abdi Rabbi , Jurnalis-Kamis, 24 November 2022 |11:43 WIB
Sigma Energy (SICO) Raih Laba Rp8,88 Miliar, Naik 24,64%
Laba SICO (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Sigma Energy Compressindo Tbk (SICO) meraih laba bersih sebesar Rp8,88 miliar hingga kuartal III 2022. Angka itu naik 24,64% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp7,12 miliar.

Dalam keterbukaan informasi BEI, Jakarta, Kamis (24/11/2022), pendapatan usaha perseroan justru mengalami penurunan sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. Dalam laporan keuangan, pendapatan usaha perseroan tercatat turun sebesar 2,25% menjadi Rp53,78 miliar, dari sebelumnya sebesar Rp55,02 miliar.

Berdasarkan segmen usahanya, pendapatan sewa kompressor gasjack berkontribusi sebesar Rp36,82 miliar. Kemudian, penjualan bahan bakar tercatat sebesar Rp15,23 miliar, dan pendapatan lainnya tercatat sebesar Rp1,73 miliar.

Sementara itu, beban pokok pendapatan SICO turun 13,07% menjadi Rp26,69 miliar, dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp30,70 miliar. Beban keuangan perseroan juga susut menjadi Rp726,46 juta, sedangkan beban usaha naik menjadi Rp15,68 miliar.

Per Septermber 2022, total nilai aset SICO tumbuh 80,44% menjadi Rp121,30 miliar, dibandingkan posisi akhir Desember 2021 yang sebesar Rp67,22 miliar. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp13,44 miliar dan ekuitas sebesar Rp107,86 miliar.

Sebagai informasi, Sigma Energy baru saja melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal April tahun ini. Perseroan bergerak dalam bidang usaha jasa penyewaan alat-alat untuk monetisasi minyak dan gas suar bakar dengan menggunakan teknologi kompresi untuk penurunan emisi gas rumah kaca.

Saat ini perseroan sudah membawa masuk 50 unit mini gas compressor ke Indonesia dan berencana untuk membawa masuk jenis kompresor yang sama maupun jenis teknologi lain. Perseroan akan terus mengembangkan kegiatan kapasitas usahanya seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan mini gas compressor.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement