Share

Adira Finance (ADMF) Ikut Borong Saham Home Credit Rp363 Miliar, Ini Tujuannya

Dinar Fitra Maghiszha, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 16:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 278 2714121 adira-finance-admf-ikut-borong-saham-home-credit-rp363-miliar-ini-tujuannya-j3l74OEF5R.JPG Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) memberikan alasan terkait keikutsertaan perseroan dalam transaksi akuisisi saham PT Home Credit Indonesia (HCID).

Diketahui, ADMF, yang merupakan entitas anak MUFG Bank, menjadi bagian dari akuisisi terhadap HCID yang dilakukan bersama Bank of Ayudhya Public Company Limited (Krungsri) Thailand

Dalam transaksi ini, ADMF akan menjadi pemegang saham minoritas sebesar 10% atau senilai Rp363 miliar, sedangkan 75% saham Home Credit Indonesia akan dimiliki oleh Krungsri Thailand.

Direktur Utama ADMF Dewa Made Susila mengatakan transaksi ini merupakan strategi untuk memperkuat franchise grup MUFG di Indonesia.

 BACA JUGA:Cetak Transaksi Rp161 Triliun, GoTo Masih Rugi Rp20,9 Triliun di Kuartal III-2022

"Diharapkan dapat terjadi sinergi antara Home Credit, Bank Danamon dan Adira Finance," kata Dewa Made di Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Dewa memastikan ADMF bakal terus meningkatkan kolaborasi dengan entitas Grup MUFG untuk menjaga loyalitas konsumen dan mitra bisnis mereka.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sebelumnya, Head of Corporate Secretary ADMF, Andreas Kurniawan mengatakan ADMF telah menandatangani perjanjian kerangka jual beli saham pada Kamis (24/11) sebagai bentuk komitmen atas akuisisi ini.

"Nilai transaksi sebesar EUR23,5 juta atau Rp363 Miliar," terangnya.

Andreas merinci perseroan akan membeli saham PT Home Credit Indonesia (HCID) melalui Home Credit Indonesia B.V.

Sedangkan pihak Home Credit Indonesia B.V akan menjual saham Seri A di HCID.

Para pihak dalam transaksi ini menargetkan akuisi akan rampung pada 2023, dengan total nilai transaksi, seperti dilansir Reuters, diperkirakan mencapai EUR596 juta atau setara Rp9,72 triliun.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini