Share

Realisasi Transfer ke Daerah Capai Rp679,23 Triliun, Lebih Baik Dibandingkan 2021

Michelle Natalia, MNC Portal · Kamis 24 November 2022 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 24 320 2714097 realisasi-transfer-ke-daerah-capai-rp679-23-triliun-lebih-baik-dibandingkan-2021-zQSqZtYcW4.JPG Sri Mulyani. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati bahwa penyaluran transfer ke daerah (TKD) tahun anggaran (TA) 2022 lebih baik dibandingkan dengan TA 2021.

"Sebagian besar jenis TKD mengalami kenaikan kinerja penyaluran disebabkan oleh kepatuhan pemerintah daerah (pemda) yang lebih baik," ujar Sri dalam konferensi pers APBN KITA edisi November 2022 di Jakarta, Kamis (24/11/2022).

Penyaluran TKD hingga 31 Oktober 2022 secara nominal mengalami pertumbuhan sebesar 5,7%, tersalur sebesar Rp679,23 triliun atau 84,4% dari alokasi TKDD 2022 berdasarkan pagu Perpres 98/2022.

Capaian ini, sebut Sri, lebih tinggi dibandingkan TA 2021 sebesar R[642,63 triliun atau 80,7%.

 BACA JUGA:Sri Mulyani Sebut Pemulihan Ekonomi RI Terkuat Dibanding Negara Lain, Ini Buktinya

"Penyaluran dana bagi hasil (DBH) lebih tinggi karena KB DBH 2021 telah disalurkan sebesar Rp22,9 triliun, serta DBH reguler TA 2022 telah disalurkan sebesar Rp91,85 triliun, lebih tinggi dibandingkan TA 2021 sebesar Rp53,88 triliun," ungkap Sri.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut Bersama Lifebuoy dan MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Namun, dia mencatat bahwa kinerja penyaluran dana alokasi khusus (DAK) lebih rendah akibat dua hal.

Pertama, penurunan kinerja penyampaian laporan dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebagai syarat penyaluran oleh Pemda tahun ini lebih sedikit, yang tersalur tahap III ke 345 daerah, sementara tahun lalu penyaluran tahap III ke 520 daerah.

Kedua, terdapat sisa dana BOS tahun 2020-2021 sebesar Rp850 miliar di rekening sekolah berdasarkan hasil verifikasi Kemendikbud Ristek.

Penyaluran dana BOS tahap II dan III memperhitungkan sisa dana BOS di rekening sekolah tersebut.

"Penyaluran Dana Insentif Daerah (DID) tahap I sebesar 50% telah disalurkan sepenuhnya, namun nominalnya lebih rendah disebabkan pagu alokasi DID tidak sebesar tahun lalu," pungkas Sri.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini