Share

Saham BCA Cetak Rekor Tertinggi dan Kapitalisasi Pasar Tembus Rp1.112 Triliun, Ini Penyebabnya

Anggie Ariesta, MNC Portal · Selasa 29 November 2022 11:15 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 29 278 2716870 saham-bca-cetak-rekor-tertinggi-dan-kapitalisasi-pasar-tembus-rp1-112-triliun-ini-penyebabnya-XszLPaYhpv.JPG Saham BBCA cetak rekor. (Foto: Freepik)

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) berhasil menembus rekor tertinggi baru sepanjang sejarah atau all time high (ATH) Rp9.025 pada Senin (28/11/2022).

Rekor ATH oleh BBCA ini jelas dari beberapa sentimen pendorong.

Disaat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah, saham BBCA pada perdagangan kemarin dibuka di Rp9.050 per saham dan terus menguat di sepanjang perdagangan berlangsung. Bahkan harga saham BBCA sempat tembus Rp9.100 per saham yang menjadi level ATH-nya.

Dikutip dari berbagai sumber, penguatan saham BBCA ini setelah perseroan mengumumkan pembagian dividen interim tahun 2022 sebesar Rp4,31 triliun.

 BACA JUGA:Cek Rekomendasi Saham Hari Ini, Ada BBCA hingga PTBA

Dividen interim itu setara Rp35 per saham dan pembagian dividen interim 2022 tersebut mempertimbangkan data keuangan per 30 September 2022.

BCA mencatat laba bersih yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp28,95 triliun, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya Rp190,91 triliun, dan total ekuitas sebesar Rp212,09 triliun.

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Sebelumnya, BCA dan entitas anak melanjutkan tren pertumbuhan kinerja hingga sembilan bulan pertama 2022, dengan membukukan peningkatan total kredit sebesar 12,6% secara tahunan per September 2022.

Laba bersih BCA dan entitas anak mencapai Rp29 triliun atau meningkat 24,8% pada kuartal III 2022, atau tumbuh 24,8% secara tahunan.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menuturkan, dari sisi pendanaan, dana giro dan tabungan (CASA) naik 15,1% secara tahunan, ditopang oleh tingginya frekuensi transaksi dan peningkatan basis nasabah.

Pertumbuhan kredit BCA terjadi di seluruh segmen sejalan dengan pemulihan yang semakin luas di berbagai sektor ekonomi.

Kredit korporasi meningkat 13,4% secara tahunan mencapai Rp306,1 triliun pada September 2022, sedangkan kredit komersial dan UKM naik 12,6% secara tahunan mencapai Rp203,5 triliun

Seiring dengan peningkatan laba bersih, kredit yang disalurkan perseroan juga meningkat 12,6% secara tahunan menjadi Rp682 triliun.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) tumbuh 11% ke posisi Rp1.025,52 triliun pada kuartal III 2022.

Sebagai informasi, untuk nilai transaksi pada penguatan tersebut juga tergolong ramai di angka Rp703,07 miliar. Saham BBCA sudah ditransaksikan sebanyak 13.084 kali.

Nilai kapitalisasi pasar saham BBCA pun tembus Rp1.112,56 triliun. Asal tahu saja, akhir-akhir ini market cap BBCA memang sudah melampaui Rp1.000 triliun.

Kinerja keuangan yang positif dari BBCA dengan perolehan laba bersih yang naik 25% secara year on year (yoy) di semester I-2022 menjadi katalis positif yang membuat asing ramai-ramai mengkoleksi saham bank yang dikuasai Grup Djarum satu ini.

Secara year to date (ytd) asing terpantau membeli bersih saham BBCA senilai Rp9,74 triliun. Kinerja harga saham BBCA pun sepanjang tahun ini membukukan kenaikan 23,21%.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini