Share

PLN Percepat Rasio Elektrifikasi dan Transisi Energi dengan PMN

Fayha Afanin Ramadhanti, Okezone · Kamis 01 Desember 2022 19:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 01 320 2718844 pln-percepat-rasio-elektrifikasi-dan-transisi-energi-dengan-pmn-7S2ZChJ6rf.jpg PLN Percepat Rasio Elektrifikasi. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Peningkatkan rasio elektrifikasi di Indonesia terus ditingkat. Pembangunan infrastruktur energi hingga daerah tertinggal dan terluar pun ditingkatkan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, di tengah mengejar rasio elektrifikasi, PLN juga mempercepat transisi energi. Dan menyasar pengembangan pembangkit listrik yang bersumber dari sumber daya alam setempat.

PLN juga melakukan pengembangan jaringan transmisi dan gardu induk yang berguna untuk menambah pasokan sistem agar jangkauan pelayanan listrik desa dapat ditingkatkan.

Baca Juga: Akses Listrik Merata, Roda Ekonomi Masyarakat Bergerak

Adapun dalam membangun infrastruktur kelistrikan di wilayah 3T, PLN membutuhkan Rp25 juta hingga Rp45 juta per pelanggan. Oleh karena itu, tanpa kehadiran PMN, akses listrik untuk seluruh masyarakat tidak akan terwujud.

Dirinya pun menyampaikan terima kasih kepada mitra PLN di Komisi VI DPR RI untuk merealisasikan desa berlistrik lewat PMN. Berkat dukungannya, realisasi desa berlistrik di seluruh pelosok Indonesia melalui PMN per Oktober 2022 mencapai 90,79%.

Baca Juga: Ada Kebocoran Pipa PLTMH, Aliran Listrik di Garut Aman?

"Berkat dukungan penuh dari Komisi VI DPR RI, PMN hadir sebagai pengejawantahan keadilan. PLN siap membangun infrastruktur energi di seantero nusantara, terutama di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T) dan termasuk sebagai pengejawantahan kedaulatan RI di perbatasan antar negara," ujar Darmawan.

Pada PMN tahun depan, PLN akan memaksimalkan dana tersebut untuk mengejar target rasio desa berlistrik, terutama di wilayah Indonesia Timur yang saat ini rasio elektrifikasinya masih di bawah 90%.

Selain itu, PLN juga akan memfokuskan pembangunan akses listrik di wilayah perbatasan seperti di Kalimantan Barat, Kalimantan Utara dan Kalimantan Timur.

Baca Juga: BuddyKu Fest: 'How To Get Your First 10k Follower'

Follow Berita Okezone di Google News

Sementara itu, Anggota Komisi VI Deddy Yevry Hanterus Sitorus menilai langkah PLN memberikan akses listrik yang merata bagi seluruh masyarakat patut didukung. Khususnya untuk daerah perbatasan di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.

"Saya berkali-kali meresmikan listrik desa di Kalimantan, saya mengapresiasi teman-teman PLN di Kaltim dan Kaltara, selama 3 tahun kita bekerja sama," ucap Deddy.

Di mana selama tiga tahun terakhir, akses listrik di Kalimantan sudah mencapai 70%. Targetnya di 2024 melalui kerja keras dan kerjasama dengan DPR, rasio elektrifikasi di Kalimantan bisa digenjot hingga 94%.

"Ini perlu dipastikan dan ditingkatkan karena Kalimantan memiliki perbatasan yang paling luas," ujar Deddy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini