Menurut William, sentimen teknologi dan metaverse yang mulai mereda membentuk panic selling di kalangan investor sejak saham ini masuk dalam area sideways di Rp550 - Rp615 di bulan Agustus - September 2022.
Berdasarkan grafik penutupan kemarin, William membaca teknikal support di area Rp154. Namun, potensi distribusi jual dinilai masih besar.
"Investor wait and see dulu," tandasnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)