Share

Gawat! BLT Subsidi Gaji Rp600.000 Akan Hangus jika Tidak Segera Diambil, Cek Tanggalnya

Noviana Zahra Firdausi, Okezone · Jum'at 09 Desember 2022 07:43 WIB
https: img.okezone.com content 2022 12 08 320 2723371 gawat-blt-subsidi-gaji-rp600-000-akan-hangus-jika-tidak-segera-diambil-cek-tanggalnya-jBeK0QB7uo.png BLT Subsidi Gaji Cair Rp600.000. (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA - Pemerintah memberikan tenggat waktu sampai 20 Desember 2022 bagi para pekerja yang belum mengambil Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT subsidi gaji Rp600.000. Pasalnya, jika tidak segera diambil secara otomatis bantuan tersebut akan hangus.

Jadi para pekerja yang sudah memenuh syarat segeralah ambil bantuan tersebut di kantor pos.

"Ya benar, jika BSU yang diberikan pemerintah tidak juga diambil pekerja, maka BSU akan hangus atau ditarik kembali oleh pemerintah ke kas negara," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Mataram H Rudi Suryawan di Mataram seperti dilansir Antara, Jakarta.

Baca Juga: BSU Rp600.000 Hangus jika Pekerja Tak Ambil BLT di Kantor Pos, Buruan Terakhir 20 Desember

Adanya pernyataan tersebut bertujuan untuk menyikapi informasi penarikan BSU oleh pemerintah ke kas negara bagi pekerja hingga tanggal 20 Desember 2022.

Terkait dengan hal itu, katanya, pihaknya segera berkoordinasi melalui HRD (human resource development) perusahaan yang ada di Kota Mataram, agar mengingatkan karyawannya yang belum menarik subsidi upah untuk segera diambil.

"Kami ada grup HRD, dan kita akan ingatkan karyawan melalui HRD masing-masing untuk segera menarik BSU yang diberikan agar bisa dimanfaatkan dan tidak sia-sia," katanya.

Baca Juga: Pekerja Segera Ambil BSU Rp600.000 di Kantor Pos, Telat Uang Dikembalikan ke Negara

Menurutnya, alasan karyawan belum menarik BSU yang diberikan sejauh ini belum diketahui pasti, tapi kemungkinan karena tidak diketahui alamatnya atau pekerja belum membutuhkan subsidi upah.

"Untuk alasan pastinya, yang tahu pihak Bank Himpunan Negara (Himbara) selaku pendistribusian, dan BPJS Ketenagakerjaan selaku pengusul data," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya segera koordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan guna mengetahui secara pasti berapa pekerja di Kota Mataram yang belum mengambil BSU.

Baca Juga: Hindari Masalah Kesehatan yang Mungkin Timbul Setelah Penerbangan Jarak Jauh

Baca Juga: BuddyKu Fest: Challenges in Journalist and Work Life Balance Workshop

Follow Berita Okezone di Google News

Berdasarkan data terakhir dari BPJS Ketenagakerjaan, sebanyak 32.000 pekerja di Mataram sudah menerima BSU dari sekitar 50.000 pekerja yang diusulkan dan dinilai memenuhi syarat penerima.

"Artinya, masih tersisa sekitar 18.000 pekerja di Kota Mataram yang belum menerima BSU," katanya.

Namun demikian, berkas usulan BSU pekerja itu menurut BPJS Ketenagakerjaan tetap diajukan untuk diverifikasi. Jika sudah diverifikasi dan dinilai memenuhi kriteria sebagai penerima, BSU akan langsung di kirim ke rekening masing-masing pekerja sesuai data.

"Jadi kita harap pekerja yang belum dapat bersabar," katanya.

Baca selengkapnya: BSU Rp600.000 Hangus jika Pekerja Tak Ambil BLT di Kantor Pos, Buruan Terakhir 20 Desember

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini