Kemudian, sekitar 30% akan digunakan untuk pengembangan bisnis perseroan, dengan rincian sebesar 40% untuk pengembangan sistem informasi teknologi perseroan, terutama untuk pengembangan super-app perseroan yaknni Venteny.
Perseroan akan mengembangkan fitur – fitur baru yang mempermudah karyawan antara lain, reimbursement, uang elektronik dan dompet elektronik, serta fitur - fitur lainnya sesuai dengan hasil riset dan pengembangan di masa mendatang.
Lalu, sekitar 30% akan digunakan untuk product development, serta riset dan pengembangan untuk exclusive members bisnis B2B2E serta karyawan pada umumnya seperti Learning Management System (LMS), Invoicing System, Point of Sales (POS) dan produk lainnya yang sedang dalam tahap riset.
Serta, sekitar 30% digunakan untuk ekspansi geografis untuk mendukung rencana pengembangan perseroan melalui pembukaan representative office terutama di luar pulau Jawa, seperti Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, dan Bali untuk menjangkau karyawan dan perusahaan, terutama UMKM, guna memperluas layanan perseroan.
Adapun, sisa dana hasil IPO akan digunakan untuk modal kerja perseroan, dengan rincian sebesar 50% akan digunakan untuk organization development, terutama dengan penguatan dan penambahan sumber daya manusia perseroan, terutama untuk tenaga kerja di bidang IT (pengembangan produk dan aplikasi), sales & marketing (untuk memperluas cakupan bisnis Perseroan), dan tim support/administrasi seiring dengan ekspansi yang akan dilakukan perseroan.
Lalu, sekitar 50% akan digunakan untuk pemasaran dan brand development untuk meningkatkan awareness dan operasional perseroan, di antara lain melalui iklan serta promosi melalui aktivitas periklanan yang memiliki jangkauan yang luas above the line (ATL), dan melalui aktivitas periklanan yang lebih spesifik, mudah diingat serta langsung fokus pada target pasar below the line (BTL).
Venteny Fortuna dijadwalkan melantai di bursa pada 15 Desember 2022 dengan kode VTNY. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Surya Fajar Sekuritas, dan PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana efek.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.