Saat ini mayoritas POOL masih didominasi oleh masyarakat yang sebesar 83,60%. Adapun PT Asabri (Persero) menduduki urutan kedua dengan jumlah saham 7,43%. Sisanya adalah PT Anugrah Semesta Investama sebesar 5,68%, dan PT Advista Multi Artha sebesar 3,29%.
Pada pertengahan tahun ini, manajemen POOL menegaskan sedang melaksanakan sejumlah langkah demi membuka kembali gembok saham mereka.
Direktur Utama POOL, Marhaendra mengungkapkan perseroan telah menjual entitas anak PT Asuransi Jiwa Advista pada Maret 2021, sekaliguus membentuk anak usaha baru yang bekerja di bidang konstruksi,
"Kami telah membentuk entitas anak baru yaitu PT Pool Konstruksi Terbarukan (PKT) yang sudah beroperasi sejak bulan Mei 2021 di mana PKT mengerjakan proyek pembangunan 4G BTS Tower," kata Mahendra.
Perseroan saat ini juga sedang melakukan analisa untuk melakukan investasi pada perusahaan developer property yang diharapkan dapat memperbaiki kinerja perseroan pada tahun 2022.
Lebih jauh, perseroan akan melakukan restrukturisasi terhadap entitas anak PT Pool Advista Sekuritas dengan mencari investor baru.
Bursa sebelumnya telah mengingatkan bahwa apabila Pool Advista Sekuritas bermaksud menjadi anggota kembali, maka perseroan memiliki waktu untuk memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan sistem serta prosedur hingga diperolehnya SPAB kembali paling lambat 16 November 2023.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.