Meski demikian, perseroan tak menutup kemungkinan untuk mengembangkan angkutan pada komoditas selain batu bara, hal itu merupakan antisipasi perseroan ketika permintaan batu bara mengalami penurunan.
“Kami fokus untuk mendiversifikasikan komoditas yang kami angkut, pada komoditas yang marginnya menarik dan sustainable setelah permintaan batu bara mulai menurun,” ungkap dia.
Lebih lanjut, perseroan juga akan menerapkan strategi integrasi pada bisnis kapal, dengan menambah kapasitas pengelola pelabuhan dan bisnis integrasi lainnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.