Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Infrastruktur Listrik untuk Hilirisasi Nikel di Kaltim Rampung

Atikah Umiyani , Jurnalis-Senin, 09 Januari 2023 |10:04 WIB
Infrastruktur Listrik untuk Hilirisasi Nikel di Kaltim Rampung
PLN. (Foto: PLN)
A
A
A

JAKARTA - PT PLN (Persero) berhasil melaksanakan pengisian tegangan pertama (energize) Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV yang menghubungkan Bukuan PT Kalimantan Ferro Industry (KFI).

Energize untuk mendukung pertumbuhan industri nikel di Kalimantan ini berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari 1 tahun dengan 87,93% Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (UIP KLT) Josua Simanungkalit mengatakan, selain untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Kalimantan Timur, pembangunan SUTT ini juga mendukung kebutuhan KFI yang bergerak di industri Smelter Nikel.

 BACA JUGA:Pengusaha Minta Dilibatkan Hilirisasi Pertanian hingga Perikanan

Dalam hal ini PLN berkomitmen untuk menyuplai kebutuhan daya KFI hingga 800 megavolt ampere (MVA) secara bertahap.

"Dengan kebutuhan daya yang besar tersebut skema yang mungkin untuk dilakukan adalah dengan menyediaan daya secara bertahap. Untuk tahun pertama ini, kami akan menyalurkan daya sebesar 100 MVA," ungkap Josua .

Sehingga, untuk mengakomodir kebutuhan Konsumen Tegangan Tinggi (KTT) tersebut, PLN UIP KLT melaksanakan pembangunan beberapa infrastruktur ketenagalistrikan.

Termasuk Extension Gardu Induk 150 kV Bukuan yang sudah berhasil dilakukan pembebanan pertama pada 13 Desember 2022 lalu dan SUTT 150 kV Bukuan–PT KFI.

Josua juga merinci, bahwa SUTT 150 kV Bukuan–PT KFI membentang sepanjang 26,35 kilometer sirkuit (kms) dan ditopang oleh 35 tower. Pembangunan infrastruktur ini juga menyerap tenaga kerja sebanyak 170 orang.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement