JAKARTA - PT Aman Agrindo Tbk (GULA) memakai dana penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO). Emiten industri gula ini melantai pada 3 Agustus tahun lalu, GULA memperoleh dana IPO bersih mencapai Rp50,34 miliar.
Direktur Utama GULA Andreas Utomo menyampaikan, dari total tersebut, perseroan telah menggunakan sebesar Rp28,67 miliar.
"Sisa dana hasil penawaran umum sebesar Rp21,66 miliar," tulis Andreas dalam keterangannya, Kamis (12/1/2023).
Per 31 Desember 2022, sebanyak Rp26,83 miliar mengalir untuk keperluan modal kerja. Realisasi ini naik dari rencana awal berdasarkan RUPST tahun buku 2021 senilai Rp10,06 miliar.
Perseroan turut mengalokasikan Rp1,83 miliar untuk pembangunan pabrik dan fasilitas lainnya. Alokasi ini lebih sedikit dari rencana awal sebesar Rp11,39 miliar.
Untuk diketahui, hingga kuartal III/2022, GULA mencetak laba bersih periode berjalan sebesar Rp1,58 miliar. Capaian itu lebih rendah dibandingkan periode sama tahun lalu di level Rp5,40 miliar.
Sementara itu, penjualan GULA mencapai Rp132,16 miliar sepanjang sembilan bulan pertama 2022, alias lebih rendah dari tahun lalu sebesar Rp135,92 miliar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.