Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tarif Tol Naik, Jasa Marga Bakal Kantongi Pendapatan Rp16,71 Triliun

Khairunnisa , Jurnalis-Jum'at, 13 Januari 2023 |16:02 WIB
Tarif Tol Naik, Jasa Marga Bakal Kantongi Pendapatan Rp16,71 Triliun
Tarif tol bakal naik (Foto: Antara)
A
A
A

JAKARTA – Pendapatan PT Jasa Marga Tbk (JSMR) bakal meningkat seiring dengan tumbuhnya traffic pengguna jalan tol dan kenaikan tarif beberapa ruas tol. Menurut analis Sinarmas Sekuritas Michael Filbery, JSMR berpotensi meraup pendapatan hingga Rp16,71 triliun pada 2023. Sementara itu, laba diperkirakan sebesar Rp2,19 triliun.

Disampaikan Michael, adanya kenaikan tarif pada beberapa ruas tol akan meningkatkan pendapatan JSMR. Terlebih lagi meningkatnya aktivitas masyarakat ditambah kenaikan upah minimum turut mendongkrak pendapatan.

“Kami menetapkan pendapatan tol naik 12,8 persen lebih tinggi pada 2023F setelah memperhitungkan kenaikan tarif yang akan dikenakan pada beberapa ruas tol tahun depan atas aturan penyesuaian tarif dua tahunan,” ujarnya dilansir dari Harian Neraca, Jumat (13/1/2023).

Selain itu, JSMR diperkirakan meraup laba bersih hingga Rp2,19 triliun pada 2023. Adapun margin laba bersih diperkirakan mencapai 13,1 persen. JSMR juga diperkirakan menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) hingga Rp10 triliun pada 2023. Dana tersebut diperkirakan untuk menyelesaikan ruas tol JTT Kediri-Kertosono, Probolinggo-Besuki, Yogyakarta Banyurejo, dan Gedebage–Tasikmalaya–Cilacap (Getasi).

Sebagai informasi, emiten tol BUMN menargetkan pertumbuhan arus lalu lintas kendaran atau trafik di atas 10% pada tahun 2023. Corporate Finance dan Investor Relation Senior Group Head Jasa Marga, Haning Pangastuty pernah bilang, dirinya cukup optimistis menghadapi tahun 2023 walaupun sempat disebut sebagai perfect storm bagi perekonomian global.

Alasannya, pergerakan masyarakat yang sudah kembali normal dan bertumbuh tetap dapat menjadi katalis positif kenaikan kinerja JSMR."Ranging masih dalam koridor CAGR [compound annual growth rate] kini biasanya lebih dari 10%, masih targetkan begitu. insyaallah, di 2023 keseluruhan bisa tercapai sesuai target kita," jelasnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan dari portofolionya, tol-tol dalam kota yang sudah masuk tahap mature atau matang, bisa bertumbuh hingga 2% per tahun. Sementara itu, ruang-ruang pertumbuhan trafik masih mungkin terjadi pada tol-tol baru yang dioperasikan oleh JSMR yang mampu bertumbuh di atas 10%.

Haning menegaskan masih mengandalkan ruas tol Trans Jawa dan area Metropolitan sebagai pengumpul pundi-pundi Jasa Marga. Perseroan berhasil mencatat kenaikan laba bersih sebesar 34,4% di kuartal tiga 2022 dibandingkan priode yang sama tahun 2021. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1 triliun tumbuh 34,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp749,4 miliar.

Kinerja perseroan mengalami peningkatan yang tercermin dari pencapaian pendapatan usaha sebesar Rp10,2 triliun atau tumbuh 23,7% yang merupakan kontribusi dari kinerja pendapatan tol sebesar Rp9,3 triliun atau naik 22,6% dan kinerja pendapatan usaha lain sebesar Rp892,1 miliar atau naik 36,3% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Tidak hanya itu, EBITDA Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 20,3% seiring dengan peningkatan kinerja Pendapatan Tol di Triwulan III 2022. Begitu pun dengan realisasi EBITDA Margin mencapai 63,3% dengan beroperasinya sejumlah ruas tol baru dan upaya efisiensi yang dilakukan perseroan.

(Kurniasih Miftakhul Jannah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement