Piter menambahkan, penurunan ekspor tersebut akan menurunkan nilai surplus perdagangan di 2023, nilainya diprediksi tidak akan lebih besar dibandingkan dengan tahun 2022 lalu.
"Nilai surplus neraca perdagangan tahun 2023 akan jauh lebih rendah bila dibandingkan surplus neraca dagang tahun 2022 yg diperkirakan mencapai 50-55 miliar dollar," ucap Piter.
(Taufik Fajar)