“Perseroan tahun ini akan terus memperluas pangsa pasar di Amerika Serikat, karena Amerika masih menjadi pasar terbesar kita untuk bidang furniture dan building component,” kata Fajar.
Selain Amerika, Fajar mengaku perseroan juga akan memperluas ekspornya ke negara-negara lain, diantaranya yang sudah dibidik adalah Jerman, Inggris, dan negara UEA.
Adapun perusahaan saat ini sedang menganalisis kondisi dari market global.
Saat ini potensi Indonesia untuk mengisi kekosongan produksi negara dari China ke AS sangat terbuka.
"Masih diberlakukannya kebijakan anti-dumping dan anti- subsidy dari AS kepada China, sehingga masih terbuka lebar potensi Indonesia untuk mengisi kekosongan produksi dari negara China,” jelas Fajar.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.