Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

RI Ekspor Listrik EBT, Menteri Bahlil: Negara Kita Aja Belum Cukup

Ikhsan Permana , Jurnalis-Kamis, 02 Februari 2023 |12:31 WIB
RI Ekspor Listrik EBT, Menteri Bahlil: Negara Kita Aja Belum Cukup
RI Bakal Ekspor Listrik EBT. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengizinkan ekspor listrik Energi Baru Terbarukan (EBT). Pasalnya, kebutuhan listrik di dalam negeri masih tinggi.

“Indonesia tahun 2025 minimal 25% dari total pemakaian energinya harus menggunakan energi baru terbarukan. Kalau negara kita aja belum cukup, ngapain ekspor? Kita optimalkan penggunaan energi baru terbarukan di dalam negeri,” ujar Bahlil dalam acara Mandiri Investment Forum (MIF) 2023, Kamis (2/1/2023).

Baca Juga: Tarif Listrik Non Subsidi Tidak Naik hingga Maret 2023

Bahlil mengatakan bahwa di tahun ini, pemerintah masih terus melanjutkan upaya percepatan hilirisasi dengan menghentikan ekspor komoditas primer yaitu bauksit dan akan dilanjutkan dengan penghentian ekspor timah. Hal ini menjadi upaya nyata pemerintah untuk mendorong hilirisasi industri.

Baca Juga: Ada 'Harta Karun' Baru Jadi Sumber Baterai Kendaraan Listrik, Indonesia Punya?

Selain itu bahlil menyebut bahwa Indonesia terus bergerak ke arah industri yang ramah lingkungan. Ke depan menurutnya investasi didorong pada sektor hilirisasi yang masif.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, kita harus terus maju. Apabila dibawa ke WTO (World Trade Organization) kita bisa ajukan banding. Jangan pernah mau didikte negara manapun," tegasnya.

"Kita mulai stop ekspor bauksit dan selanjutnya ke sektor timah dan gas. Kita akan bangun ekosistem untuk methanol, soda gas, blue amonia di Papua Barat. Ini betul-betul sekarang yang menjadi fokus kita,” sambung Bahlil.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement