JAKARTA - Turki kini tengah mengejar 134 kontraktor yang diduga memiliki kinerja buruk dan ilegal dalam ambruknya gedung saat gempa pada Senin, 6 Februari 2023 lalu.
Dilansir VOA di Jakarta, Senin (13/2/2023), tercatat dalam peristiwa itu menewaskan lebih dari 33.000 orang dan 92.000 lainnya mengalami luka.
Menteri Kehakiman Turki, Bekir Bozdag berjanji akan menghukum siapa pun yang bertanggung jawab atas ambruknya ribuan bangunan saat gempa berkekuatan 7,8 tersebut.
BACA JUGA:Selidiki Bangunan yang Runtuh Akibat Gempa, Turki Tahan 113 Orang
Diketahui, gempa itu menghancurkan sebagian Turki bagian tenggara dan Suriah bagian utara.
Bozdag mengatakan hingga saat ini sudah tiga orang yang ditangkap dan menunggu persidangan, tujuh orang ditahan serta tujuh lainnya dilarang meninggalkan negara itu.
Adapun ribuan petugas penyelamat bekerja keras mengatasi berbagai rintangan untuk mencari segelintir orang yang selamat dan bertahan hidup di bawah puing-puing reruntuhan.
Mereka menggunakan kamera thermal untuk memeriksa tumpukan beton dan logam.
Kemudian tim SAR meminta suanana untuk sunyi agar mereka dapat mendengar suara apapun dari orang-orang yang terperangkap.
Adapun Media lokal TRT melaporkan seorang perempuan hamil diselamatkan hari Minggu, 12 Februari 2023 kemarin setelah lebih dari 157 jam.