JAKARTA - PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) meraup laba bersih sebesar Rp576,21 miliar sepanjang 2022. Laba ARNA tumbuh 22,36% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp470,90 miliar.
Produsen keramik ini mencatat penjualan perseroan juga naik 1,24% menjadi Rp2,58 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp2,55 triliun. Melansir laporan keuangan, Selasa (14/2/2023), penjualan kepada sektor industri tercatat sebesar Rp2,49 triliun dan penjualan distribusi tercatat sebesar Rp2,46 triliun. Namun, perseroan juga mencatatkan eliminasi sebesar Rp2,37 triliun.
Sementara itu dari sisi pengeluaran, beban pokok penjualan ARNA tercatat sebesar Rp1,53 triliun, susut dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp1,63 triliun. Adapun, beban penjualan perseroan tahun lalu sebesar Rp215,97 miliar dan beban umum administrasi sebesar Rp94,43 miliar.
Hingga akhir 2022, total nilai aset ARNA tercatat sebesar Rp2,57 triliun, tumbuh 14,94% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,24 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp745,69 miliar dan ekuitas sebesar Rp1,83 triliun.
Sebagai informasi, Arwana Citramulia atau dikenal juga dengan Arwana Ceramics merupakan produsen ubin keramik yang melayani segmen pasar menengah-ke bawah secara nasional. Perusahaan yang mulai beroperasi sejak tahun 1995 ini, berkantor pusat di Jakarta.