Share

Marak Koperasi Bermasalah, Masyarakat Diminta Jangan Tergiur Suku Bunga Tinggi

Heri Purnomo, MNC Portal · Minggu 19 Februari 2023 19:29 WIB
https: img.okezone.com content 2023 02 19 320 2767742 marak-koperasi-bermasalah-masyarakat-diminta-jangan-tergiur-suku-bunga-tinggi-fFLYIT9Iss.JPG Ilustrasi uang koperasi. (Foto: Freepik)

JAKARTA - Pemerintah diminta meningkatkan literasi koperasi kepada masyarakat.

Ini merupakan tindak lanjut yang harus dilakukan setelah banyaknya koperasi yang bermasalah.

Pengamat Koperasi Rully Indrawan mengatakan hal itu agar masyarakat mengetahui apa makna sebenarnya koperasi tersebut.

Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang menaruhkan uangnya ke koperasi karena hanya iming-iming suku bunga tinggi.

 BACA JUGA:Waspada! 12 Koperasi Bermasalah Tersebar di RI, Aliran Pencucian Uang Rp500 Triliun

"Bagaimana koperasi itu berjalan, koperasi itu apa. Bukan hanya karena diiming-imingi suku bunga tinggi kemudian simpan uang besar-besaran di koperasi," kata Rully kepada MNC Portal, Minggu (19/2/2023).

"Karena kita kan tidak tahu juga resiko apa yang akan dihadapi," tambahnya.

Rully juga menjelaskan bahwa dengan meningkatkan literasi berkoperasi, masyarakat diharapkan dapat mengetahui bagian hak dan kewajibannya agar tidak ada korban berikutnya.

 

Follow Berita Okezone di Google News

"Saya kira literasi berkoperasi ke depan harus ditingkatkan. Suapaya tidak ada lagi korban korban yang lain di masa yang akan datang, sehingga anggota tau mana hak dan kewajibannya," katanya.

Sebelumnya, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPTK) mengungkapkan temuan 12 koperasi. Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan 12 koperasi ini diduga melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan total aliran dana mencapai Rp500 triliun.

"Ya. Itu tersebar di beberapa daerah, tidak ada yang mayoritas, saya sudah serahkan datanya ke Kementerian Koperasi dan UKM," kata Ivan saat ditemui di Gedung KemenKopUKM, Jakarta, Rabu, 15 Februari 2023.

Ivan menambahkan pihaknya juga sudah menyerahkan bukti transaksi ilegal itu ke aparat penegak hukum.

Adapun dia berharap dapat menjadi bukti dalam mengungkap kejahatan di lembaga perkoperasian, termasuk kasus KSP Indosurya.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini