Share

Sepatu Bekas Donasi Singapura Dijual ke Indonesia, Menperin: Ini Ilegal yang Dilakukan Teroganisir

Dovana Hasiana, MNC Portal · Jum'at 17 Maret 2023 20:04 WIB
https: img.okezone.com content 2023 03 17 320 2783179 sepatu-bekas-donasi-singapura-dijual-ke-indonesia-menperin-ini-ilegal-yang-dilakukan-teroganisir-p19UxDKo92.jpg Sepatu Bekas Donasi Singapura Masuk Indonesia. (Foto: Okezone.com/Reuters)

JAKARTA — Kementerian Perindustrian segera memperketat pemeriksaan bea cukai di pelabuhan untuk menindaklanjuti impor ilegal sepatu bekas. Sebelumnya didapati sepatu asal Singapura yang disumbangkan untuk daur ulang dalam rangka membangun jalur jogging dan taman bermain baru, malah dijual ke Indonesia.

Dalam investigasinya, ada sebelas pasang sepatu yang disumbangkannya melalui program tersebut dan menemukan sepuluh diantaranya berada di pasar Batam dan Jakarta, Indonesia.

“Kejadian ini menunjukkan bahwa impor ilegal sepatu bekas dilakukan secara terorganisir dan menyalahgunakan proyek-proyek sosial. Praktik impor sepatu bekas secara ilegal harus dihentikan karena berdampak buruk bagi industri alas kaki dalam negeri” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dilansir Reuters, Rabu (15/3/2023).

Kemenperin melakukan koordinasi lebih lanjut dengan berbagai pihak, seperti dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perdagangan, dan Bea Cukai untuk meningkatkan pengawasan dan penyusunan persyaratan baru terkait impor industri tekstil dan produk tekstil (TPT).

Selain itu, mitra skema daur ulang Singapura mengeluarkan pernyataan bersama untuk meminta maaf atas kegagalan dalam menangani barang - barang yang disumbangkan.

Follow Berita Okezone di Google News

Koresponden Reuters Joe Brock mengatakan, publik dibuat geram dengan adanya kejadian ini. Mereka menuntut program - program inisiatif lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan menjadi lebih transparan dan akuntabel.

“Tanggapan publik sangat besar terhadap cerita tersebut, dan itu mengakibatkan perubahan kebijakan di Indonesia. Warga Singapura telah melampiaskan rasa frustasi mereka tentang 'greenwashing', dan perusahaan yang terlibat dalam proyek tersebut kini telah meminta maaf kepada publik” pungkas Joe Brock.

1
2
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis Okezone.com tidak terlibat dalam materi konten ini.

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini