Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

33 Perusahaan Antre IPO, Didominasi Sektor Konsumer

Mutiara Oktaviana , Jurnalis-Selasa, 21 Maret 2023 |12:17 WIB
33 Perusahaan Antre IPO, Didominasi Sektor Konsumer
Bursa Efek Indonesia. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 33 perusahaan telah masuk dalam pipeline penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

Dikutip Harian Neraca, perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor dan didominasi oleh perusahaan skala menengah atau yang memiliki aset Rp50 miliar sampai Rp250 miliar.

 BACA JUGA:

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan sebanyak empat perusahaan lainnya bersakala kecil atau memiliki aset di bawah Rp50 miliar. Kemudian, 15 perusahaann lainnya berskala besar atau memiliki aset di atas Rp250 miliar.

”Perusahaan dari sektor consumer cyclical mendominasi pipeline dengan jumlah sebanyak delapan,” ujarnya, Selasa (21/3/2023).

Sektor kedua terbanyak adalah perusahaan transportasi logistik dan basic materials yakni sebanyak lima. Diikuti oleh empat perusahaan sektor teknologi, tiga perusahaan sektor finansial serta properti dan real estate, dua perusahaan sektor consumer noncylicals, serta satu perusahaan sektor industrial, kesehatan, dan infrastruktur.

 BACA JUGA:

Adapun, hingga 17 Maret 2023, sudah ada 27 perusahaan yang melakukan IPO di BEI.

Sampai saat ini dana yang dihimpun dari IPO tersebut mencapai Rp12,5 triliun.

Senior Country Officer JP Morgan Indonesia, Gioshia Ralie pernah mengatakan, perusahaan-perusahaan di Indonesia akan mencoba mengambil kesempatan untuk IPO hingga kuartal III/2023 karena Indonesia akan mengadakan Pemilu pada Februari 2024.

"Semakin ke sana, semakin ada banyak story. Perusahaan akan mencoba mengambil kesempatan untuk ke pasar di akhir kuartal II/2023 atau di akhir kuartal III/2023, sebelum marketnya tidak ada dan akan mencoba lagi di 2024 setelah pemilu," jelasnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement