Menurutnya, akan ada sebanyak 5-6 transaksi IPO yang sizebale atau dengan ukuran jumbo di Indonesia, yang berasal dari sektor energi, tambang logam, teknologi, media, dan telekomunikasi.
Selain itu, menurut Gioshia, apalagi perusahaan BUMN juga akan mencoba untuk melakukan IPO. Tujuan perusahaan BUMN tersebut melakukan IPO selain fundraising, juga memperbaiki good corporate governance (GCG).
Dia melihat arah dari BUMN tersebut melantai di pasar modal agar sahamnya tidak hanya dijual di Indonesia, tetapi juga bisa dijual di pasar internasional.
"Arahnya ke sana, mereka menjadi perusahaan yang lebih terbuka, kredibel
(Zuhirna Wulan Dilla)