JAKARTA - PT Elnusa Tbk (ELSA) meraup laba bersih sebesar Rp114,91 miliar di kuartal I 2023. Raihan itu tumbuh 53,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp74,93 miliar.
Dikutip keterbukaan informasi BEI, Selasa (2/5/2023) pendapatan Anak usaha PT Pertamina Hulu Rokan (PHE) ini juga naik 28,53% menjadi Rp3,14 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp2,44 triliun. Secara rinci, pendapatan jasa logistik dan distribusi energi tercatat sebesar Rp1,73 triliun.
Selanjutnya, segmen jasa hulu migas terintegrasi mencatatkan pendapatan sebesar Rp974,99 miliar, serta jasa penunjang migas mencatatkan pendapatan sebesar Rp432,68 miliar.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan ELSA di kuartal I 2023 tercatat sebesar Rp2,86 triliun. Adapun, beban penjualan perseroan tercatat sebesar Rp943 juta, beban umum dan administrasi tercatat sebesar Rp93,37 miliar, serta beban keuangan sebesar Rp28,21 miliar.
Hingga akhir Maret 2023, total nilai aset ELSA tercatat sebesar Rp9,02 triliun, naik 2,12% dari posisi akhir Desember 2022 yang sebesar Rp8,83 triliun. Liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp4,79 triliun dan ekuitas sebesar Rp4,23 triliun.
Sepanjang tahun 2023, perseroan menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp500 miliar. Adapun, sebagian besar atau 46% dialokasikan untuk perawatan kapasitas alat survei seismic darat dan juga perawatan sumur.
Kemudian, sebesar 35% akan dialokasikan untuk pertumbuhan bisnis pada pemeliharaan kapasitas kelengkapan pekerjaan Hydraulic Workover (HWU), Mobile Well Testing, serta jasa distribusi dan logistik energi untuk pembangunan dan revitalisasi Terminal Petroleum Liquefied Gas (TPLG) Kolaka, Tanjung Pandan, Labuan Bajo dan berdasarkan kepastian market ke depan. Juga, sisanya digunakan untuk segmen jasa penunjang migas dan non project.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.