Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Diprediksi Bergerak di Rentang 6.800-6.945, Cek Saham Pilihan Analis

Viola Triamanda , Jurnalis-Jum'at, 05 Mei 2023 |08:31 WIB
IHSG Diprediksi Bergerak di Rentang 6.800-6.945, Cek Saham Pilihan Analis
Indeks Harga Saham Gabungan diprediksi menguat hari ini (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diprediksi bergerak di rentang 6.800-6.945. IHSG menguat 0,46% atau +31,30 poin di level 6.844,03 pada perdagangan kemarin.

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Chisty Maryani menilai pergerakan IHSG dipengaruhi oleh Bank Indonesia yang melaporkan surplus anggaran setelah pajak pada periode tahun 2022 mencapai Rp21,76 triliun. Besaran tersebut lebih tinggi dibanding capaian tahun sebelumnya yang tercatat mencapai Rp19,17 triliun. Surplus tersebut dipicu oleh penghasilan BI yang lebih tinggi mencapai Rp121,70 triliun dibanding beban yang ditanggung BI sebesar Rp92,83 triliun.

"Sementara itu, ekonomi Indonesia pada kuartal-I 2023 diproyeksi masih dapat tumbuh pada kisaran 5% YoY, dipicu oleh mobilitas masyarakat yang semakin meningkat sejak akhir tahun 2022," jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (5/5/2023).

Kemudian dari mancanegara, hasil keputusan FOMC Mei 2023, The Fed Kembali menaikan suku bunga acuan sebesar 25 bps menjadi kisaran 5% - 5,25%. Hal tersebut mencerminkan bahwa The Fed telah menaikan suku bunga selama 10 bulan beruntun dan merupakan level tertinggi sejak 2007. Sementara itu, Balance of Trade Amerika Serikat pada Maret 2023 tercatat defisit sebesar US$64,2 miliar, lebih rendah dibanding periode sebelumnya yang mencatat defisit US$70,6 miliar.

Adapun demikian, berikut saham - saham pilihan Ajaib Sekuritas :

1. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

Buy : 160

TP : 165

Stop loss : 157

Tertahan di atas MA-5, volume menguat dibanding hari sebelumnya. Stochastic goldencross di area netral dan MACD bar histogram bearish terbatas.

Sepanjang kuartal-I 2023, BRMS berhasil menumbuhkan net profit 14,52% YoY, didorong oleh pendapatannya yang tumbuh solid 95,70% YoY. BRMS berpotensi meningkatkan produksi pejualan karena target pabrik emas di Palu akan beroperasi penuh dengan kapasitas 4.000 ton per hari. Harga emas selama sepekan tumbuh 3% menjadi katalis positif untuk BRMS sebagai emiten pada komoditas tersebut.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement