Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IHSG Anjlok 4,08% ke Level 6.633 pada Mei 2023

Cahya Puteri Abdi Rabbi , Jurnalis-Selasa, 06 Juni 2023 |17:42 WIB
IHSG Anjlok 4,08% ke Level 6.633 pada Mei 2023
Indeks Harga Saham Gabungan melemah (Ilustrasi: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 4,08% ke level 6.633,26 pada Mei 2023. IHSG melemah secara month to date jika dibandingkan dengan April lalu yang menguat 1,62% ke level 6.915,72.

Adapun, non-resident mencatatkan inflow sebesar Rp1,67 triliun secara month to date. Sementara secara year to date, IHSG melemah sebesar 3,17% dengan non-resident membukukan net buy sebesar Rp20,58 triliun.

“Pelemahan IHSG didorong pelemahan saham di sektor energi dan bahan baku, yang sejalan dengan perkembangan harga komoditas,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi dalam ‘Konferensi Pers Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK’, Selasa (6/6/2023).

Di pasar obligasi, indeks pasar obligasi Indonesia Composite Bond Index (ICBI) menguat 1,91% secara month to date dan 5,46% secara year to date ke level 363,61. Untuk pasar obligasi korporasi, aliran dana keluar investor non-resident tercatat sebesar Rp307,32 miliar month to date atau Rp695,66 miliar secara year to date.

Di sisi lain, pasar Surat Berharga Negara (SBN) masih melanjutkan tren positif dan membukukan dana masuk investor asing. Per 29 Mei 2023, non-resident mencatatkan inflow Rp7,29 triliun secara month to date, sehingga mendorong penurunan yield SBN rata-rata sebesar 17,70 bps month to date di seluruh tenor.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement