Sejalan dengan pesatnya perkembangan industri kabel dan pertumbuhan strategis yang semakin agresif, Perusahaan melakukan penawaran umum perdana di Bursa Efek Jakarta (sekarang menjadi Bursa Efek Indonesia) dan Bursa Efek Surabaya pada tanggal 20 Desember, 1990. Dengan kerja keras dan dedikasi dari seluruh manajemen dan staf Perusahaan, Perusahaan berhasil memposisikan diri sebagai salah satu produsen kabel terkemuka di Indonesia. Bisnis inti Perusahaan meliputi manufaktur kabel listrik, telekomunikasi, dan serat optik.
Perseroan memasarkan produknya baik di dalam maupun ke luar negeri. Untuk pasar domestik, mayoritas penjualan bersumber dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom). Selain itu, Perseroan juga memasok kabel kepada kontraktor dan distributor. Untuk penjualan ekspor, Perseroan melakukan pemasaran ke berbagai negara seperti: Singapura, Malaysia, Timor Leste, Filipina, Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Nepal, Bhutan, India, Sri Lanka, Bangladesh, Pakistan, Afganistan, UEA, Yaman, Saudi Arab, Qatar, Lebanon, Irak, Yordania, Mesir, Jepang, Korea Selatan, Australia, Panama, Brasil, Kenya, Tanzania, DR Kongo, Republik Kongo, Nigeria, Ethiopia, Mozambik, Uganda, Eritrea, Malta, Mauritius, Siprus, Seychelles, Liberia, Haiti, Suriname, Palestina, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok, Samoa, Chili, Ekuador, Brunei, Gabon, Ghana, Angola, Pantai Gading, Burundi, Rwanda, Madagaskar.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)