Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penerimaan Bea dan Cukai Anjlok Baru Rp118,3 Triliun, Ini Biang Keroknya

Michelle Natalia , Jurnalis-Senin, 26 Juni 2023 |14:05 WIB
Penerimaan Bea dan Cukai Anjlok Baru Rp118,3 Triliun, Ini Biang Keroknya
Ilustrasi uang negara. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati mengantongi penerimaan kepabeanan dan cukai sebesar Rp118,36 triliun di Mei 2023.

Angka ini turun 15,64% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy), meski memenuhi 39,04% dari target APBN.

 BACA JUGA:

"Penerimaan kepabeanan dan cukai melambat dipengaruhi turunnya penerimaan bea keluar (BK) dan cukai," kata Sri dalam Konferensi Pers APBN KITA di Jakarta, Senin (26/6/2023).

Hanya saja, penerimaan bea masuk (BM) masih mencatatkan kinerja positif. Penerimaan bea masuk tumbuh 7,87% yoy, sebesar Rp20,41 triliun dalam periode Januari-Mei 2023.

 BACA JUGA:

Peningkatan bea masuk ini disebabkan oleh naiknya kurs USD 5,17% yoy, tarif efektif yang naik menjadi 1,46% meskipun utilitisasi FTA naik menjadi 34,95%.

"Komoditas utama penyumbang BM ini tumbuh di antaranya kendaraan roda 4, suku cadang, besi dan baja dasar, serta mesin penambangan," ungkap Sri.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement