BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyampaikan bahwa sekarang seluruh wilayah Jawa Barat sudah terhubung infrastruktur jalan. Konektivitas jalan antar kawasan strategis terhubung seperti Jawa Barat bagian utara dan selatan.
"Di Jawa Barat ini panjang jalannya sekitar 33.000 km. Jadi kalau soal konektivitas kami yakin semua sudah terhubung. Apalagi kami mempunyai tanggungjawab menghubungkan 11 wilayah strategis," jelas Kadis Bina Marga Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono, Selasa (4/7/2023).
Pihaknya pun terus mendorong agar konektivitas infrastruktur memenuhi standar teknis. Seperti lebar jalan provinsi yang minimal 5 meter bisa terpenuhi. Sehingga dengan akses jalan yang layak, akses ekonomi akan semakin mudah.
"Memang dari sisi aspek teknisnya belum semua memenuhi standar seperti lebar jalan. Inilah yang kami terus dorong, sehingga bisa meningkatkan ekonomi di setiap kawasan yang dilalui," kata dia.
Pemprov Jabar, hingga 2024 akan fokus meningkatkan kualitas jalan yang menjadi tanggungjawab provinsi. Nanti, setelah semua jalan provinsi laik, pihaknya kemudian akan membangun jalan baru, pelebaran, atau lainnya.
Diakuinya, panjang jalan yang menjadi tanggungjawab provinsi mencapai 2.362 km. Dari jumlah tersebut, sepanjang 325 km jalan dalam kondisi jelek. Tahun ini, pihaknya menargetkan melakukan perbaikan 354 km.
"Kami tangani melalui program jalan mulus. Memang biaya sangat besar kalau harus dilakukan perbaikan bersamaaan. Setidaknya dibutuhkan Rp19 triliunan untuk perbaikan jalan menjadi kondisi baik lagi," timpal dia.
Salah satu langkah yang dilakukan agar jalan provinsi tetap bagus adalah melakukan perbaikan berkala seperti perbaikan pondasi dan lapis ulang. Sehingga jalan kembali bagus. Saat ini, sebagian jalan masih dalam progres perbaikan.
"Kami optimistis bisa terselesaikan, sehingga masyarakat bisa menikmati jalan baik. Ekonomi terus tumbuh," katanya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.