Meski telah 20 tahun berlalu semenjak berdiri, bus Sumber Kencono tetap menjadi pilihan di tengah kerasnya persaingan antar perusahaan bus dengan trayek yang sama. Hal ini tentu tidak terlepas dari waktu tempuh yang diberikan cenderung lebih singkat dibanding PO lainnya.
Hal ini membuat Sumber Kencono mendapat beberapa penghargaan sebagai PO dengan pelayanan terbaik selama musim lebaran tahun 2005. Selain itu pada tahun 2007 dan 2008, Sumber Kencono juga berhasil meraih penghargaan serupa.
Sayangnya pada kurun waktu 2009 hingga 2011, PO Bus andalan masyarakat Jawa Timur ini mengalami serangkaian kecelakaan. Hal ini memunculkan stigma negatif masyarakat yang membuat Sumber Kencono sepi penumpang.
Bahkan SK izin trayek PO Sumber Kencono hampir dicabut akibat rekomendasi Gubernur Jatim pada Dishub setelah peristiwa kecelakaan yang melibatkan PO Sumber Kencono di Mojokerto hingga menewaskan 20 orang dan kecelakaan di di Ngawi yang menewaskan seorang pengendara motor.
Melihat perusahaannya dalam keadaan yang kurang baik, sang pemilik Sumber Kencono melakukan langkah cepat untuk membenahi manajemen. Setyaki Sasongko memutuskan untuk mengurang 40% jumlah armada dalam seminggu. Melalui perombakan ini pula, PO Bus Sumber Kencono berubah nama menjadi PO Sumber Selamat.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.