Perseroan juga bermaksud untuk menginvestasikan modal kerja dalam membangun tim Research and Development (R&D) untuk mengembangkan produk, alat, dan layanan cybersecurity baru.
Kemudian, sekitar 13% dana hasil IPO akan digunakan sebagai belanja modal untuk mendukung perluasan tim cyber security di Indonesia, Singapura dan Australia, serta untuk melakukan ekspansi di wilayah-wilayah yang memiliki peluang pasar.
Selain itu, perseroan akan menginvestasikan belanja modal untuk renovasi kantor R&D, pengembangan laboratorium cyber security di Noble House, Lantai 11, serta pembelian peralatan dan perlengkapan laboratorium.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.