Sebagaimana diketahui, PLTU Suralaya sempat dituding sebagai kambing hitam penyebab polusi udara di Jakarta. Namun yang terjadi saat PLTU tersebut shutdown, kualitas udara tidak kunjung membaik pada 30-31 Agustus. Pada tanggal itu, Indeks IQAir masih pada posisi 163 atau tidak sehat.
Tercatat, kualitas udara membaik justru saat penerapan 75% WFH aparatur sipil negara yang bekerja di Jakarta. “Hal itu membuktikan bahwa PLTU Suralaya bukan penyebab memburuknya kualitas udara di Jakarta,” kata Mulyanto.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.