Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nilai Transaksi Digital Banking Tembus Rp13.827 Triliun di Triwulan I-2023

Candra Gunawan Nurhakim , Jurnalis-Rabu, 20 September 2023 |14:34 WIB
Nilai Transaksi Digital Banking Tembus Rp13.827 Triliun di Triwulan I-2023
Digital Banking tembus Rp13.827 triliun. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyampaikan bahwa kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital tetap kuat pada triwulan II 2023.

Nilai transaksi digital banking tercatat Rp13.827 triliun atau tumbuh sebesar 11,6% (yoy). Nominal transaksi QRIS juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 104,64% (yoy) sehingga mencapai Rp49,65 triliun.

Pertumbuhan transaksi digital banking dan QRIS ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin antusias menggunakan layanan perbankan digital. Hal ini didukung oleh beberapa faktor, antara lain:

1. Peningkatan penetrasi internet dan smartphone

Peningkatan penetrasi internet dan smartphone di Indonesia telah membuka akses masyarakat terhadap layanan perbankan digital. Masyarakat kini dapat dengan mudah mengakses layanan perbankan melalui perangkat mobile.

2. Kemajuan teknologi

Teknologi perbankan digital terus berkembang pesat, sehingga menawarkan berbagai kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah. Nasabah dapat melakukan berbagai transaksi perbankan dengan mudah dan cepat, kapan saja dan di mana saja.

3. Kebijakan pemerintah

Pemerintah juga telah memberikan dukungan terhadap pengembangan layanan perbankan digital, antara lain melalui program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT). Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi non tunai, termasuk melalui layanan perbankan digital.

Pertumbuhan tersebut sebenarnya memiliki beberapa manfaat bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia, antara lain:

1. Meningkatkan efisiensi dan efektivitas transaksi

Layanan perbankan digital dapat membantu masyarakat untuk melakukan transaksi dengan lebih efisien dan efektif. Nasabah tidak perlu lagi membawa uang tunai atau kartu debit/kredit untuk melakukan transaksi.

2. Meningkatkan inklusi keuangan

Layanan perbankan digital dapat membantu meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia. Masyarakat yang tidak memiliki akses ke perbankan konvensional dapat memanfaatkan layanan perbankan digital untuk melakukan transaksi keuangan.

3. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi

Layanan perbankan digital dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Transaksi digital dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas bisnis, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing.

Chief Digital Business Officer MNC Bank, Yudistira Ardhi Prastono menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap layanan perbankan digital juga didorong oleh kehadiran berbagai aplikasi layanan perbankan digital yang menawarkan berbagai fitur unggulan. Salah satunya adalah MotionBank, aplikasi layanan perbankan digital dari MNC Bank.

Fitur-fitur unggulan MotionBank ini semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan berbagai transaksi perbankan secara digital, kapan saja dan di mana saja. Hal ini turut mendorong pertumbuhan transaksi digital banking dan QRIS di Indonesia. Berikut adalah beberapa fitur unggulan MotionBank yang dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat:

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement