3. Respon Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, bahwa Indonesia harus tetap fokus dalam menavigasi jalan ke depan, di tengah problema geopolitik dan ketidakpastian global.
BACA JUGA:
"Perang di Rusia-Ukraina, baru saja kita dengar di Israel dan Hamas, kemudian kita mendapatkan juga krisis pangan di mana India melarang ekspor beras, sementara India adalah eksportir terbesar beras, 20 juta ton," kata Airlangga.
Kemudian, di situasi global yang penuh ketidakpastian ini, ada titik terang bahwa Indonesia bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi di atas 5% dalam 7 kuartal berturut-turut dan ini dijalani dengan tingkat inflasi yang rendah.
4. Produk Israel yang Laris di Indonesia
Ada beberapa produk Israel yang laris di Indonesia, sepuluh produk ini antara lain:
- Pelat, tongkat untuk perkakas tidak terpasang dari sermet dan sejenisnya.
- Bromida dari natrium atau kalium.
- Peralatan lainnya dari bagian subpos 84248210.
- Bagian dari perlengkapan mesin cetak untuk mencetak pelat, silinder dan komponen cetak lainnya.
- Peralatan elektro bedah atau elektro medis.
- Penerima sinyal portabel dan lainnya.
- Inti katup ban tubeless.
- Mesin penjernih air dengan kapasitas tertentu.
- Alat penghantar listrik yang bukan digunakan untuk komunikasi.
- Aksesoris untuk mesin dan peralatan bagian lainnya.
(Zuhirna Wulan Dilla)