JAKARTA – Laba PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mengalami kenaikan pada kuartal III 2023. Laba bersih pengelola rumah sakit Siloam ini melesat hingga 91,20% menjadi Rp858,90 miliar, dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp449,21 miliar.
Adapun, pertumbuhan laba bersih sejalan dengan pendapatan perseroan yang juga naik 18,95% menjadi Rp8,24 triliun, dari sebelumnya sebesar Rp6,93 triliun. Secara rinci, pendapatan spesialis tercatat sebesar Rp1,87 triliun dan pendapatan non spesialis sebesar Rp6,37 triliun.
Berdasarkan segmennya, pendapatan rawat inap tercatat sebesar Rp4,73 triliun. Secara rinci, pendapatan obat dan perlengkapan medis tercatat sebesar Rp1,67 triliun, jasa penunjang medis dan jasa tenaga ahli menyumbang pendapatan sebesar Rp1,54 triliun, pendapatan fasilitas rumah sakit tercatat sebesar Rp552,30 miliar, kamar rawat inap dan kamar operasi mencatatkan pendapatan masing-masing sebesar Rp545,97 miliar dan Rp190,14 miliar, serta pendapatan administrasi dan lainnya sebesar Rp226,37 miliar.
Selanjutnya segmen rawat jalan mencatatkan pendapatan sebesar Rp3,51 triliun. Secara rinci, pendapatan jasa penunjang medis dan jasa tenaga ahli sebesar Rp1,98 triliun, obat dan perlengkapan medis tercatat sebesar Rp1,20 triliun, fasilitas rumah sakit mencatatkan pendapatan sebesar Rp122,40 miliar, serta pendapatan administrasi dan lainnya sebesar Rp198,28 miliar.
Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan SILO tercatat sebesar Rp5,01 triliun, beban usaha tercatat sebesar Rp1,84 triliun, dan beban lainnya sebesar Rp145,02 miliar.