Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Reksadana Jadi Pilihan Investasi di Tengah Memanasnya Geopolitik

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Senin, 06 November 2023 |19:42 WIB
Reksadana Jadi Pilihan Investasi di Tengah Memanasnya Geopolitik
Direktur MNC Asset Dimas Aditya Soal Reksadana. (Foto: Okezone.com/MPI)
A
A
A

JAKARTA - Direktur MNC Asset Management Dimas Aditya menilai produk reksadana menjadi pilihan tepat untuk dicermati lebih jauh bagi investor retail di Tanah Air.

Sebab di tengah kondisi geopolitik yang saat ini terjadi, menyeret sentimen negatif bagi perekonomian global yang mengalami pelemahan dan mampu memberikan dampak terhadap iklim investasi di dunia.

"Karena sentimen geopolitik yang semakin memanas di global terutama Rusia-Ukraina, Israel-Palestina dan banyak negara lain. Kami rasa orang akan malah beralih ke Reksadana, karena melakukan diversifikasi risiko," ujar Dimas dalam usai acara Investment Outlook yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI), Senin (6/11/2023).

Diversifikasi yang dimaksudkan karena para pembeli Reksadana tidak lagi harus pusing-pusing untuk memikirkan sentimen-sentimen perekonomian kedepan. Sebab lewat pembelian resadana dana investor praktisi dikelola oleh manajer-manajer investasi yang sudah cukup berpengalaman.

"Misalnya satu orang beli reksadana Rp100 ribu, dia bisa membeli bukan hanya satu emiten saham atau satu obligasi saja, jadi diversifikasi disana dilakukan, serta meminimalisir risiko yang ada. Kalau ada dari obligasi gagal bayar, kalau dari saham kan berarti penurunan garga saham, risiko itu bisa didiversifikasi," sambungnya.

Lebih lanjut, Dimas memaparkan kedepannya MNC Asset bakal berfokus pada 2 produk reksadana. Pertama Reksadana Pasar Uang, dan Kedua Resadana Pendapatan Tetap. Produk tersebut dinilai lebih punya risiko yang paling rendah sehingga mampu menjanjikan imbal hasil kepada calon investor.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement