Produk Reksadana Pasar Uang punya indikasi return base on historical perform sebesar 4,5%, sedangkan untuk produk Reksadana Pendapatan Tetap punya indikasi return sekitar 5,5% berdasarkan NAB per 6 November.
"Pada tahun 2024 kita fokus ke dua jenis Reksadana, pertama Reksadana pasar uang, karena itu yamg punya risiko paling rendah, dan jenis Reksadana pendapatan tetap, kita ada yang namanya MNC dana likuid dengan indikasi return itu 5,5% berdasarkan NAB per 6 November," kata Dimas.
Menurutnya Dimas saat ini menjadi waktu yang tepat untuk investor retail untuk melirik dan mempertimbangkan untuk memulai untuk menanamkan modalnya pada produk yang rendah risiko ditengah sentimen pelemahan ekonomi global.
"Ini menjadi sesuatu yang baik ditengah saat ini yield obligasi government premier sudah mulai turun, dari 7,17% saat ini menjadi 6,8%, kami percaya Samapi akhir tahun bisa menembus ke yield obligasi kami 6,5%, itu berimpact pada performance resadana itu sendiri," pungkasnya.
(Feby Novalius)