JAKARTA - Calon Presiden Partai Perindo Ganjar Pranowo menilai pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat langsung terutama bagi masyarakat di daerah terdampak pembangunan.
Salah satu manfaat yang secara nyata dapat dirasakan langsung bagi masyarakat dengan memberikan kepemilikan saham korporasi maupun anak usaha kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di desa terdampak proyek infrastruktur.
"Kalau umpama membuat jalan tol, kita tawarkan saja, anda mau ganti rugi dibayar, atau mau dikonversi menjadi saham, sehingga demokrasi ekonominya kita berikan kepada mereka tanpa kemudian meninggalkan mereka," kata Ganjar, dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia, Rabu (8/11/2023).
Ganjar menceritakan, ketika itu ada proyek pembangunan pabrik semen di Rembang yang banyak ditentang masyarakat setempat. Namun setelah dilakukan negosiasi terhadap perusahaan untuk setidaknya memberikan saham kepada masyarakat melalui BUMDes.
Akhirnya lobi-lobi itu berhasil dan membuat 6 BUMDes di sekitar Rembang menjadi pemegang saham dari anak usaha pabrik semen tersebut.
Konsep ini dinilai Ganjar saling menguntungkan, baik untuk perushaan, maupun masyarakat yang terdampak aktivitas pembangunan.
"Saya pernah di demo habis habisan saat itu pendirian pabrik semen yang ada Rembang. Saya negosiasikan kepada mereka, anda bisa tidak kasih saham kepada desa yang ada di situ yang ada BUMDes nya," kata Ganjar.