Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Investasi Menara Kembar BUMN Capai Rp1,92 Triliun, Ikon Baru Jakarta

Suparjo Ramalan , Jurnalis-Jum'at, 10 November 2023 |14:16 WIB
Investasi Menara Kembar BUMN Capai Rp1,92 Triliun, Ikon Baru Jakarta
Investasi Menara Kembar BUMN. (Foto: Okezone.com/BUMN)
A
A
A

JAKARTA - Menara kembar milik BUMN akan menjadi ikon baru di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Di mana investasi pembangunan menara kembar atau twin tower tersebut sebesar Rp1,92 triliun.

Rincian investasi twin tower terdiri dari Rp1,1 triliun untuk pembangunan BSI Tower dan Rp824 miliar dari Menara Danareksa.

Menara Danareksa sendiri sudah beroperasi, sejak diresmikan Menteri BUMN Erick Thohir pada 26 Mei 2023 lalu. Sedangkan BSI Tower baru memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) yang dilaksanakan pada Kamis (9/11/2023) kemarin.

Untuk Menara Danareksa, emiten konstruksi pelat merah, PT PP (Persero) Tbk (PTPP), bertindak sebagai investor, operator sekaligus kontraktor. Sedangkan PT Danareksa sebagai landlord.

Kedua entitas pelat merah itu sebelumnya menyepakati kerja sama dengan skema kerja sama usaha (KSU) - build operate transfer (BOT) dengan masa konsesi 30 tahun (2022-2052). Total nilai investasi Rp 824 miliar terdiri dari profit sharing PT PP 95 persen dan PT Danareksa 5 persen.

Menara Danareksa memiliki 22 lantai yang terdiri dari 21 lantai tower dan 1 lantai basement. Gedung ini berdiri di atas lahan seluas 9.300 meter persegi dengan gross building area sebesar 55.397 meter persegi dan semi gross area sebesar 36.223 meter persegi.

Dari total 22 lantai, Menara Danareksa menyediakan 17 lantai yang diperuntukkan untuk ruang perkantoran dan retail area yang terdapat pada lantai ground dan upper ground. Selain itu, Menara Danareksa dilengkapi dengan ruang pertemuan yang luas, modern, dan fasilitas yang komprehensif.

Adapun BSI Tower dibangun dengan Skema Build, Operate & Transfer (BOT) antara PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk dan PT PP.

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad menyebut, proyek dengan nilai investasi Rp1,1 triliun ini merupakan wujud sinergi BUMN. BSI Tower mengusung konsep green building sertifikasi Gold.

Di mana, BSI Tower akan memiliki 22 lantai area kantor, 1 Ballroom, 1 lantai basement, dan 9 lantai podium parkir. Bangunan ini juga akan dilengkapi dengan stasiun pengisian kendaraan listrik, lift dengan sistem kontrol destinasi, pengawasan dan control security & CCTV 24 jam pada area publik.

Bahkan, kapasitas parkir sepeda, mobil, dan motor yang memadai demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna gedung.

“Hari ini Bersama-sama kita akan memulai sejarah baru dari Bank Syariah Indonesia dengan prosesi groundbreaking sebagai tanda awal dimulainya sebuah kolaborasi luar biasa dalam pembangunan BSI Tower," ucap Novel.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement