CEO dan pendiri FlexJobs, Sara Sutton, mengatakan bahwa pandemi telah membuat co-working semakin diterima. Bukan hanya di kalangan pekerja lepas, tapi juga di kalangan organisasi yang mencari fleksibilitas tanpa harus memiliki kantor fisik permanen.
Meskipun WeWork telah menjadi ikon dalam dunia co-working, kejatuhan mereka membuka peluang bagi penyedia co-working lain untuk tumbuh. Dalam menghadapi perubahan preferensi pekerja, banyak perusahaan co-working lebih terfokus pada lokasi hiperlokal, sesuai dengan kebutuhan pekerja yang tidak lagi ingin melakukan perjalanan ke pusat kota.
Baca Selengkapnya: WeWork Bangkrut, Utang Perusahaan Capai Rp295 Triliun
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.