Perubahan Tarif LRT
Mulai 1 Oktober 2023 hingga akhir Februari 2024 tarif LRT Jabodebek mulai dari Rp3.000 dan maksimal Rp20.000. Sebelumnya tarif LRT Jabodetabek hanya Rp5.000 berlaku hingga September 2023.
Direktur PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menjelaskan bahwa penyesuaian tersebut dilakukan lantaran investasi yang dikeluarkan untuk pembangunan proyek kereta tanpa masinis tersebut menelan investasi yang banyak.
"Kemarin tarifnya masih 5.000 sekarang tarifnya sudah disesuaikan karena investasinya LRT ini banyak," katanya di Stasiun Jatimulya, 1 Oktober 2023
Dengan kenaikan tarif LRT Jabodetabek ternyata membuat penumpang LRT menjadi sepi peminatnya. Kepala Humas LRT Kuswardojo menerangkan alasan mulai sepinya pengguna LRT dikarenakan berakhirnya tarif promo tetap atau flat sebesar Rp5.000.
“Terjadi penurunan jumlah pengguna LRT Jabodebek setelah diberlakukannya tarif promo kedua oleh Kemenhub,” ucapnya pada, Rabu 11 Oktober 2023.
Perbaikan LRT Jabodebek
LRT Jabodebek menambah jumlah perjalanan menjadi 120 perjalanan per hari yang diberlakukan mulai dari Selasa 21 November 2023. Kepala Divisi LRT Jabodebek Purnomosidi mengatakan bahwa, dari jumlah 120 perjalanan tersebut pihaknya mengoperasikan sebanyak 12 trainset, dari sebelumnya hanya 8 trainset.
Lalu usai rapat kerja dengan komisi V DPR RI Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa LRT Jabodebek akan kembali beroperasi dengan 16 trainset mulai 1 Desember 2023.
"Rencananya pada 1 Desember akan bisa dioperasikan 16 trainset," kata Menhub.
Bertepatan dengan penambahan menjadi 16 trainset, Kementerian Perhubungan siap menerapkan tarif promo LRT Jabodebek jelang masa libur Hari Raya Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Direktur Jenderal Perkeretaapian, Risal Wasal mengatakan bahwa tarif promo tersebut akan mulai berlaku pada 1 Desember 2023 berbarengan dengan penambahan jumlah trainset yang akan beroperasi.
Tarif promo berupa tarif maksimal Rp10 ribu untuk tarif terjauh, dan untuk 1 km pertama masih tetap dikenakan biaya Rp3 ribu serta setiap kilometer selanjutnya naik sebesar Rp700. Tarif tersebut hanya berlaku untuk di hari Senin hingga Jumat pada periode di luar jam sibuk
Kemudian menjelang masa libur Nataru 2023 pihak LRT Jabodebek berencana menambah 240 perjalanan atau mengalami peningkatan setarat 25% pada saat kondisi normal. Manager Public Relations LRT Jabodebek Mahendro mengatakan, bahwa penambahan perjalanan tersebut akan dilaksanakan mulai 27-29 Desember 2023.
"Penambahan jumlah perjalanan ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mengakomodasi lonjakan pengguna pada masa libur Nataru," kata Mahendro.
Sebagai informasi bahwa proyek LRT Jabodebek memiliki nilai investasinya yang mencapai sebesar Rp32,2 triliun. Lalu pihak LRT Jabodebek telah merangkai beberapa langkah untuk mengantisipasi rangkaian LRT Jabodebek pada saat mengalami gangguan, yakni dengan adanya "superman" alias rescue train yang menjadi penyelamat ketika rangkaian LRT Jabodebek mengalami gangguan. Sehingga bisa menolong kereta LRT lain yang mengalami gangguan
Sesuai dengan namanya, rescue train dioperasikan bila terjadi kondisi darurat. Hal ini sesuai instruksi operator Operation Control Center (OCC), yaitu pusat kendali persinyalan kereta LRT Jabodebek.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.