Iman memaparkan pencapaian ini juga tercermin dari meningkatnya minat masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal. Ini juga merupakan pencapaian terbesar bursa dalam menggaet korporasi agar mau melepas sahamnya ke publik.
BACA JUGA:
Sejumlah faktor yang mendukung antara lain berakhirnya pandemi Covid-19, normalisasi jam perdagangan bursa, hingga kondisi makro yang cukup stabil.
Di tengah aktivitas listing perusahaan, terdapat satu emiten yang mengundurkan diri alias delisting secara sukarela yakni PT Tunas Ridean Tbk (TURI) pada 6 April 2023.
Dari sisi fundraising, nilai penghimpunan dana perusahaan melalui IPO menembus Rp54,14 triliun sepanjang 2023. Jumlah ini naik 63,76% dibandingkan akhir 2022 yang mencapai Rp33,06 triliun.
Berkat kinerja tersebut, kapitalisasi pasar atau market caps bursa juga ikut terdongkrak menemui level tertingginya. Menurut data RTI hingga Jumat, 22 Desember 2023 lalu, market caps bursa mencapai Rp11.680,5 triliun.
Adapun tiga emiten yang memiliki nilai fundraising terbesar antara lain PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp10,73 triliun, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) sebesar Rp10 triliun, dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) sebesar Rp9,06 triliun.
(Zuhirna Wulan Dilla)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.