“Kan kira-kira mana mungkin BUMN dihapus, mana mungkin? Jadi ketika kemudian itu malah Pak Menteri-nya yang ngomong, lho memang Pak Menteri-nya nggak berpikir kritis gitu? Di mana kritikal thinking-nya, ini sebelum ngomong soal substansinya,” ujar Anies.
Lebih lanjut Anies mengatakan bahwa saat mendengar informasi BUMN diubah jadi koperasi, seharusnya orang sudah dapat menakar bila kabar itu tidak masuk akal.
“Ini jelas tidak masuk akal. Apa yang terjadi malah harus justru ditata ulang,” ucapnya.
Selain itu, Capres 01 ini juga kembali menyentil BUMN yang dinilai banyak permasalahan.
“Kelihatannya BUMN kita ini sudah banyak yang mengalami problem yang terlalu besar. Kita nggak usah bahas di sini problemnya, nanti kita mengalami penambahan pikiran,” beber Anies.
“Tapi yang ingin saya sampaikan bahwa itu tidak benar, itu fitnah, dan fitnah yang tidak masuk akal, kemudian kami ingin tegaskan BUMN ke depan adalah BUMN yang menjalankan fungsi negara, negara itu punya dua tangan, satu birokrasi, satu korporasi,” pungkasnya.
Baca selengkapnya: Anies Jawab Erick Thohir soal BUMN Jadi Koperasi
(Taufik Fajar)